Nostalgia di Hari Blogger Nasional

Hari Kamis tanggal 27 Oktober 2016 Kemarin, lini masa Twitter saya dipenuhi dengan hashtag #HariBloggerNasional. Ya, pada tanggal itu setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Blogger Nasional sejak tahun 2007. Kalau tidak salah penetapan tanggal tersebut bertepatan dengan acara Pesta Blogger. Sebagai blogger yang masih belum konsisten saya sangat bangga dengan adanya Hari Blogger Nasional . Dengan adanya hari tersebut setidak keberadaan blogger dihargai di negeri ini. Hehehe.

hands-woman-laptop-working.jpg

Berbicara tentang blog, awal mula saya ngeblog hanya sebagai media untuk sekadar curhat saja. Semua itu bermula pada akhir 2007, saya membuat akun wordpress.com. Pertama kali menulis di blog, isinya adalah curhatan-curhatan ataupun kejadian sehari-hari yang saya alami. Tulisan awal-awal ngeblog pun tidak sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia. Pokoknya pada masa itu, saya hanya menulis apa saja kejadian yang saya alami dan rasakan. Saat itu tidak peduli ada yang baca atau tidak, yang penting menulis

Setelah ngeblog sekitar setahunan di wordpress saya mulai paham dengan yang namanya blogwalking, berbalas komentar dan terobsesi dengan rangking post di wordpress.com, akhirnya saya mencoba untuk menggunakan blog dengan nama domain dan hosting sendiri. Saat itu belum terpikirkan untuk membeli domain dengan ekstensi TLD dan ngeblog dengan serius.  Saat itu saya menggunakan sub domain .co.cc dan menggunakan hosting dari web 000webhost. Untuk pemula yang baru belajar, saya cukup puas. Bangga rasanya punya blog dengan domain tanpa ada embel-embel .wordpress.com atau .blogspot.com. Waktu itu saya kasih nama blognya dkancut.co.cc, sebuah nama berbau makian yang tercetus ketika hampir menyerah untuk mempunyai blog dengan hosting sendiri karena tidak paham-paham untuk mengkoneksikan antara domain dan hosting.

Saya menggunakan blog tersebut sekitar 4 bulanan saja. Hingga akhirnya saya lebih berani untuk membeli domain dan hosting yang berbayar, nama domain-nya fanz.web.id. Harag domain tersebut cukup murah saat itu, hanya Rp25000 setahun. Tapi cukup ribet dalam pendaftaran karena mesti scan-scan KTP segala. Dan harus pinjam ATM buat bayar ke penyedia layanan. Saat itu saya benar-bena

Tampilan fanz.web.id

Tampilan fanz.web.id

Dengan domain fanz.web.id lah saya mengenal yang namanya paid post. Saya baru merasakan enaknya dapet duit dari blog. Tapi saat ini kalau diingat saat itu saya kok merasa berdosa ya. Kalau diingat-ingat, dulu saya ngerjain job review dari advertiser luar sana. Nulis konten dengan bahasa Inggris bermodal Google Translate dan ke-sotoy-an tentang grammar. Pada saat itu saya benar-benar tidak menyeleksi konten job yang akan saya publish. Paling banyak saat itu konten yang saya tulis adalah mengenai perjudian dan minuman keras.

Adalah Pagerank Google yang tiba-tiba seperti menghukum blog saya. Tiba-tiba saja pagerank blog yang pada awalnya 7 turun menjadi 1. Saat itu, semangat saya untuk mulai menulis mulai memudar. Karena bakalan sepi job nih jika hanya bermodal pagerank 1. Ditambah Pandi secara menaikkan harga domain web.id menjadi Rp. 50000,- makin males lah saya. Gak ada pendapatan, eh biaya tahunan naik. Akhirnya saya putuskan untuk tidak memperpanjang domain dan hostingnya.

Tampilan officialfanz.com

Setelah itu saya sempat mencoba menggunakan blogspot, namun kurang nyaman. Kemudian membeli domain officialfanz.com dan hanya bertahan setahun karena saya merasa nama domainnya bukan saya banget. Hingga pada tahun 2014 yang lalu, saya dengan mantap membeli domain udafanz.com ini

Tapi sepanjang perjalanan saya ngeblog, merasa masih di tempat yang sama saja tidak ada peningkatan Kampret memang.  Saya sih berharapnya tidak lagi berganti nama domain. Dan tetap konsisten dalam menulis konten. Memang adanya job review sayang banget rasanya untuk ditolak, tapi jangan sampai konten job review lebih mendominasi seperti blog ini.

Sekali lagi selamat Hari Blogger Nasional. Semoga tahun depan ada acara silaturahim akbar blogger se-Indonesia semacam Blogger Camp, Pesta Blogger atau Blogger Nusantara seperti tahun-tahun sebelumnya.

Jadi, Selamat Hari Blogger Nasional 2016!

Share this article!

Comments

  1. Ehe ehe ehe ehe…
    Baca lagi. Ada yg salah tuh penempatan kapitalnya.
    *jiwa-jiwa editor*

    Berafi skrg blognya udah nggak ada? Cuma ini aja?

  2. Semangart brow

  3. “Saat itu saya benar-bena” Ini typo nya bkin ngangenin yaa….

    Wah, trnyata bg uda ini udh lama ngeblog, sejak tahun 2007, saya merasa sngat pemula..

    Masih bnyak istilah2 dlam tulisan diatas yg sya krang ngerti, selain tokai dan peju, paid post itu apasih bg? trus page rank juga apaan? trus untuk dapat job review yg diperhatikan dari blog itu apanya bg?

  4. Siap, Uda! Engkau memang pahlawanku! Walau belum lama ini kita saling mengenal (itu pun lewat internet), tapi saya sudah menganggapmu kawan dekat. Kapan-kapan ketemu ah. Mari kita bergosip sama-sama. I respect you, ceea. As a man, as a brother 🙂

    Oiya, tadinya mau nyantumin link Wakdoyok di sini. Tapi baru inget, kan Wakdoyok juga berasal dari blog ini 🙁

  5. Aku juga dulu sempet beli domain, tapi cuma setahun dan akhirnya dibiarin blogspot aja. Emangnya bakal berpengaruh banyak ke pagerank kah kak? *mohon pencerahannya

  6. Iya banyakan reviewnya hahah
    tetap semnagt ya uda..
    salam blogger nasional juga deh..

  7. Mantep uda nih. kiprahnya sudah tidak diragukan lagi. sudah malang, melintang pulak dan tetap konsisten. mancaaapppppp uddddaaaa

  8. Udah lama ngeblog, tapi belum kepikiran untuk ganti jadi .com kenapa ya hahaha

    Nulis mah diasikin aja, jangan sampe idealis lu tentang nulis berubah. Tetep semangat nulisnya boiiii^^

  9. Wis keren sekali perjalan ngeblognya bisa jadi inspirasi kalau begini mah, kalau saya mah baru satu tahun lebih jadi belum ada pengalaman yang berarti dibandingkan dengan anda.

  10. Setahun kemudian (terhitung dari 2007) saya mulai nge blog. Sebagai anak perempuan yang baru sejengkal menginjak masa remaja, konten blognya super parah absurd. Ditambah bentuk tulisan kecil besar bercampur angka. Kalau tak sengaja menemukan blog jaman dulu itu rasanya mau nangis aja, mikir ‘dulu nulis begitu kenapa yaa’. Hehe, sekarang nulis blog tujuannya masih simpang siur antara mau dopat jowb review ataubenar-benar ingin menulis karena cinta hehe. Semoga bisa seimbang. Untuk Indonesian bloggers yg lain, semangat!

Speak Your Mind

*

%d bloggers like this: