Catatan Awal Syawal

Alhamdulillah 1 Syawal sudah terlewati. Senangnya bisa shalat Ied merayakan kemenangan. Namun apakah kita benar – benar menang?

Sebulan yang lalu kita memasuki Ramadhan dengan berbagai target. Umumnya orang – orang bertarget kalo pada Ramadhan mereka berubah menjadi manusia yang lebih baik. Lebih taat dalam ibadah dan mampu menahan nafsu amarah.

Tapi begitu Ramadhan berakhir semuanya seperti menguap. Kalo boleh di bilang “Habis Ramadhan, Habis sholehnya”. Bahkan sebelum Ramadhan berakhir tanda – tanda itu sudah mulai ada. Seperti semakin sedikitnya jamaah shalat di masjid saat akhir Ramadhan.
Padahal saat awal Ramadhan boleh di bilang masjid penuh sesak. Alasannya sih kecapean abis beres – beres rumah buat Lebaran, jadi ga sempet Tarawih. Entah bagaimana kondisi masjid yang saat Ramahdan ramai bila Idul Fitri berakhir.

Kebanyakan orang – orang menganggap Idul Fitri adalah hari dimana mereka merasa bebas. Hari dimana mereka bisa melampiaskan dendam untuk tidak berpuasa. Dan saat itulah mereka mulai kembali pada kebiasaan yang mereka lakukan seperti sebelum Ramadhan. Padahal sebenarnya Ramadhan adalah sebuah awal untuk mengelola hawa nafsu.

Semoga Ramadhan yang telah kita lewati di berkahi oleh Allah. Dan kita di berikan kesempatan untuk dapat menikmati Ramadhan tahun depan. Taqaballahu Minna Wa Minkum. Happy Ied Mubarak!

Share this article!

Speak Your Mind

*

%d bloggers like this: