5 Cara Mengatasi Kejenuhan Yang Melanda Harimu

5 Cara Mengatasi Kejenuhan Yang Melanda Harimu

Jenuh

Jenuh abang, deq.

Kenyamanan tidak selamanya menjadikan kita merasa tenang. Ada kalanya satu waktu kita akan merasakan apa yang namanya jenuh. Hal ini bisa dipicu karena kegiatan yang diulang terus menerus setiap hari, suasana hati yang tidak tenang dan kalut, permasalahan yang datang secara beruntun atau kondisi lingkungan yang tiba-tiba saja berubah. Tentu saja hal ini tidak menyenangkan dan akan berakibat kepada produktivitas sehari-hari. Seketika saat jenuh kita bisa menjadi orang paling menyebalkan di dunia. Atau bisa menjadi orang yang paling tidak peduli dengan keadaan sekitar. Hal ini tentu saja membuat tidak nyaman. Bukan hanya diri sendiri, orang biasa berinteraksi dengan kitapun akan kena imbasnya. Dari pada semakin jenuh, ada baiknya kamu baca 5 Cara Mengatasi Kejenuhan Yang Melanda Harimu sebagai berikut:

Traveling

Traveling

Bebaskan dirimu!

Hal pertama yang terlintas di otak saya ketika sudah merasa jenuh adalah melakukan traveling. Tak perlu jauh, yang penting kamu bisa melepaskan rutinitas harian yang melelahkan untuk sejenak. Sehari atau dua hari cukuplah. Dengan melakukan perjalanan ke tempat yang baru, kita akan belajar banyak dari lingkungan yang baru dan orang-orang yang ditemui di perjalanan. Saya sendiri lebih memilih untuk melakukan perjalanan sendiri ketika benar-benar jenuh. Rasanya lebih nyaman karena tidak harus memikirkan hal lain selain membawa diri. Dengan melakukan perjalan sendiri, kita bisa merenungkan hal-hal yang mungkin terlewatkan selama disibukkan dengan rutinitas sehari-hari.

Menonton Film

night-television-tv-theme-machines.jpg

Jika tak dapat melakukan traveling, menonton adalah cara kedua yang saya lakukan untuk mengatasi kejenuhan. Bisa menonton film yang telah saya tonton ataupun film yang baru saja didownload. Tak harus menonton film komedi yang berusaha memancingmu tertawa. Karena orang jenuh itu tidak selalu butuh tawa dan tak akan selalu berhasil dipancing untuk tertawa. Bisa saja nonton film drama, action atau horor. Menonton adalah kegiatan pengalihan dari kepenatan menjalani rutinitas yang menjadikanm robot pekerja. Jadi tidak usah pura-pura berusaha tertawa saat sedang tidak ingin. Kata Bena A3 itu fana.

Membaca Buku

hand-vintage-old-book.jpg

Membaca buku adalah option ketiga buat saya. Karena saya bukanlah orang yang terlalu suka membaca, kecuali membaca kemungkinan kita bersama di masa depan. Saya biasanya membaca novel-novel ringan, atau majalah yang tidak terlalu bikin saya mikir. Karena selain menambah wawasan, membaca buku saat jenuh adalah proses relaksasi otak buat saya. Dan biasanya setelah membaca suatu buku, saya akan menemukan poin-poin menarik untuk dibahas atau ditulis. Jadi selain mengatasi jenuh, buat saya membaca adalah untuk menemukan bahan tulisan blog.

Curhat

pexels-photo(1).jpg

Curhat adalah proses transfer beban tidak penting yang ada di otak agar sampah-sampah yang bersarang di sana tidak memenuhi pikiran. Curhat juga dapat melegakan pikiran dan hati. Namun berhati-hatilah, jangan sembarang curhat. Kamu harus memilih orang yang benar-benar bisa menjaga konten curhatmu tetap aman dan tidak dijadikan bahan gosip. Jangan sampai curhatanmu jadi page one di kalangan teman-temanmu karena curhat di orang yang salah. Berhati-hatilah!

Menulis

fashion-legs-notebook-working.jpg

Jika merasa tidak menemukan orang yang nyaman dan amanah untuk melakukan sesi curhat, kamu bisa mengeluarkan semua unek-unek yang mengendap di hati dan otak dengan cara menulis. Untuk perkara yang ringan-ringan, kamu bisa menuliskannya di blog. Lumayankan, selain bisa menambah jumlah postingan, dengan menuliskan permasalahan di blog, kamu juga bisa mendapatkan masukan dari pembacamu mengenai masalah yang di hadapi.

Namun jika permasalahannya terlalu berat dan bertujuan hanya ingin menumpahkan sesak yang menyiksa, sebaiknya menulis di media yang bersifat pribadi seperti diary atau blog dengan identitas yang anonim. Ini melegakan, karena saya sudah pernah mencoba.Β  πŸ˜›

Itulah 5 Cara Mengatasi Jenuh. Semoga dapat membantu kamu yang sedang merasa jenuh. Kamu punya cara lain dalam mengatasi kejenuhan? Silakan tinggalkan komentar di bawah

Salam

Share this article!

Comments

  1. Setuju sama poin menonton film! Iya sih. Kadang kalau kita lagi sedih, kita nggak harus nonton film komedi. Bisa aja nonton film drama. Bikin tambah sedih sih. Tapi biasanya bikin lega karena puas udah bisa nangis. :’)

  2. Akhirnya kamu menulis :3

    Aku lebih suka travelling atau menulis atau curhat. Curhatnya sama uda. Nulisnya sendiri. TRavellingnya ya gitu….

  3. Wih ini sih kerjaan saya semua. Kecual travelling. Hehehe. Sukanya travelling hati dan pikiran. πŸ˜€

  4. Kalau aku sih jadinya ada 6 cara. Yang keenamnya ditelepon kamu malem-malem :3

  5. Fotonya hampir gue pake buat blogpost gue kemarin, untung nggak jadi. WKWKWK.

    Ngomong2, kalau lagi jenuh nulisnya biasanya gak bisa konsen nih, Da. Gimana dongs? πŸ™

  6. Nonton film dan baca buku bikin jenuh ga mau lagi hinggap hehehe..

  7. Membaca Buku sama Nonton Film saya setuju sekali. Karena dua medium tersebut bisa sedikit mengalihkan emosi yang sedang kita rasakan.

    Tapi ada dua hal lagi yang terlewatkan, cees.
    – Berkumpul bersama kawan dekat. Ini selalu sukses menghilangkan kejenuhan saya.
    – Memakai produk Wardoyok. Karena sesungguhnya ini bisa membuatmu ceria setiap saat.

  8. Bang, hayati mau curhat, nih….

  9. Setuju nih. Kita memang setipe. Tapi ada dua hal yang kurang menurutku:
    1. Makan: Menyediakan waktu untuk memakan sesuatu yang lagi kita inginkan itu rasanya puas banget, lho.
    2. Bereksperimen dengan wakdoyok. Kalau ini jelas tahu sendirilah asyiknya di mana. Rasanya tuh kayak ngotak-atik rubik. Seru!

  10. Udah tak lakuin semua, tp gak barengan

  11. Fixed! ke 5 nya gue lakuin semua

  12. rasanya kalo pikiran suntuk lihat film atau baca buku rasanya langsung ilang bosannya

Speak Your Mind

*

%d bloggers like this: